LigaFox - White Label Betting Terbaik & Terpercaya Di Indonesia

LigaFox - White Label Betting Terbaik & Terpercaya Di Indonesia
LigaFox

Kamis, 28 September 2017

Little Nightmares

 ligafox

Win88 - Review Little Nightmares : Ketika Dongeng dan Mimpi Buruk Menyatu!

Ada satu fenomena menarik yang muncul dari kesuksesan LIMBO dari PlayDead. Benar sekali, kehadiran sebuah genre game platformer puzzle dengan cita rasa 2D atau 2.5D dengan atmosfer horror atau thriller yang mengemuka jadi daya tarik utama. Tak seperti game side-scrolling pada umumnya yang seringkali diasosiasikan dengan gameplay gila dan super menyenangkan dengan desain karakter kartun yang terkadang mengundang gelak tawa, LIMBO memperlihatkan bahwa sebuah game serius dengan tema super gelap bisa dibangun diatasnya. Sebuah pendekatan yang kemudian ditawarkan kembali oleh PlayDead lewat INSIDE, dan kemudian oleh Tarsier Studios dan Bandai Namco lewat Little Nightmares.

Di awal pengenalannya, game yang sempat memuat nama sekedar ''Hunger'' sebelum diserahkan kepada Bandai Namco ini, memang terlihat memukau. Implentasi Unreal Engine 4 yang menjadi basisnya membuatnya terlihat seperti sebuah game platformer yang menawan. Ada sensasi misteri yang kental lewat desain dunia yang terlihat unik dan menyeramkan disaat yang sama, dibalut dengan karakter utama - seorang tokoh anak perempuan yang terlihat begitu polos dan lemah. Kombinasi yang sepertinya cukup untuk membuat anda semakin penasaran untuk mencari jawaban apa yang sebenarnya tengah terjadi. 

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Little Nightmares ini? mengapa kami menyebutnya sebagai game yang melebur dongeng dan mimpi buruk menjadi satu? review ini akan membahas lebih dalam untuk Anda.

Plot



Seperti apa yang dilakukan PlayDead dengan LIMBO dan INSIDE, Little Nightmares juga tidak mempresentasikan cerita utama secara eksplisit, layaknya game-game modern pada umumnya. Bahwa tak seperti game yang biasanya memulai awal gameplay dengan membangun latar belakang cerita, karakter, dan sejenisnya, Anda akan langsung disuguhi dengan kontrol atas seorang anak perempuan kecil dengan jas hujan berwarna kuningnya yang terlihat begitu cerah dan terang, apalagi di tengah dunia yang kelam dan gelap.

Lewat deskripsi langsung dari Tarsier Studios lah, kita bisa mendapatkan sedikit gambaran apa yang sebenarnya tengah terjadi. Anak perempuan yang anda perankan sendiri bernama Six, yang entah karena alasan apa, tiba-tiba terperangkap didalam sebuah dunia menyeramkan bernama The Maw. The Maw sendiri berisikan begitu banyak figur-figur manusia dengan bentuk aneh yang kesemuanya sepertinya terhubung dalam satu garis merah-menikmati makan besar seperti orang-orang dengan rasa lapar yang tak pernah bisa dipenuhi. Seperti yang bisa diprediksi, Six harus keluar dari tempat ini dengan selamat.

WIN88 


Watch Dogs 2

ligafox

LigaFox - Kenakalan Remaja di Era Hiperinformatika Masih Terakam Jelas Dalam Ingatan Saya.

Bagaimana WatchDogs dua tahun lalu menjadi game yang hasil akhirnya tak sesuai harapan banyak orang. Meskipun tak sepenuhnya dianggap buruk, namun hype serta usaha pemasaran yang berlebihan memberikan implikasi kurang baik bagi game tersebut. Hal tersebut tentunya mempengaruhi ekspektasi orang terhadap sekuel Watch Dogs berikutnya.

Watch Dogs 2 muncul sebagai upaya pembuktian Ubisoft kepada dunia bahwa mereka bisa membuat game open-world yang lebih menarik dibandingkan sebelumnya. Dengan mengambil tema pembrontakan terhadap sistem, Watch Dogs 2 hadir lebih radikan dari tema game pendahulunya. 

Upaya yang cukup berani dari tim Ubisoft Montreal ini memiliki kelebihan serta kekurangan, dan saya harap ulasan ini bisa memberimu pertimbangan tersendiri sebelum menyelami aksi kelompok peretas hipster dalam Watch Dogs 2. 

Watch Dogs 2 mengusung tema yang lumayan kontras dibanding Watch Dogs pertama. Hilang sudah tema vigilante yang kental dengan pembalasan dendam dan aksi main hakim sendiri. Sebagai gantinya, Watch Dogs 2 menghadirkan tema pemberontakan oleh kawanan muda-mudi yang berafiliasi dengan grup peretas kolektif DedSec. Pemilihan tema ini memberikan warna tersendiri bagi interaksi dunia yang kamu lakukan dalam Watch Dogs 2. Kemampuan meretasmu tak lagi hanya digunakan untuk mengalahkan kelompok tertentu saja, kamu juga diajak melawan perusahaan tamak yang memanfaatkan kecanggihan teknologi demi kepentingan mereka semata.
Ubisoft Montreal mengemas aksi pemberontakan ini secara menarik lewat segelintir parodi dari perusahaan teknologi terkenal yang kita jumpai di dunia nyata. Kamu akan menjumpai parodi Google bernama Nudle, parodi Facebook yang diganti Invite, SF Drive sebagai parodi layanan Uber, dan lain-lain. Lewat kombinasi tema dan keunikan tadi, Watch Dogs 2 memosisikan dirinya menjadi game open-world yang berada di tengah batas antara penyajian dunia realistis dan virtual, namun tak ingin terlalu terkesan serius di mata para pemainnya.
Kesan tak ingin dilihat terlalu serius ini bisa kamu lihat dari pernak-pernik penampilan karakter yang kamu jumpai di sepanjang jalan cerita game. Tampilan protagonis dan tokoh pendukung yang hipster serta terkesan tidak dewasa bisa jadi membuat orang kurang tertarik memainkan Watch Dogs 2. Namun bila kamu memberikan game ini kesempatan, secara perlahan-lahan kamu akan menyukai wajah baru Watch Dogs. Bisa jadi kamu bahkan berharap tema semacam ini bisa kamu temukan di sekuel selanjutnya atau di game lain (Saints Row mungkin).
Dalam Watch Dogs 2 kamu bermain sebagai Marcus Holloway alias Retr0, sosok peretas pintar yang direkrut sebagai anggota baru DedSec cabang kota San Fransisco. Sebagai tokoh utama, Marcus Holloway terus terang jauh lebih menarik dibandingkan Aiden Pearce, protagonis dari game Watch Dogs sebelumnya. Marcus digambarkan sebagai pribadi spontan yang kerap berseloroh terhadap situasi di sekelilingnya. Selain dibekali mobilitas yang lebih tinggi lewat kemampuan parkourmiliknya, Marcus juga memiliki dua perangkat radio kontrol yang sangat membantu proses peretasan. Pembawaan Marcus sebagai figur kulit hitam juga memberikan kesan kharismatik daripada sosok Aiden Pearce yang dingin. Celoteh kalimat one-liner maupun sumpah serapah yang terucap dari mulutnya terdengar natural sehingga mengingatkan saya dengan sosok CJ maupun Franklin dari Grand Theft Auto. Kharisma Marcus sebagai sosok protagonis berkulit hitam sayangnya tidak dimanfaatkan secara baik oleh Ubisoft. Tidak ada latar belakang cerita yang kuat untuknya di Watch Dogs 2. Tak seperti Aiden, kamu sama sekali tidak akan mengetahui sisi lain kehidupan Marcus, keluarga, dan alasan kuat yang menyebabkan ia terjun ke dunia para peretas.

Grafis terlihat jelas menjadi nilai jual utama Watch Dogs 2. Dunia yang kamu jelajahi dalam game ini bak sebuah miniatur kota San Fransisco, lengkap dengan banyak sekali detail dan ruangan interior untuk kamu jelajahi.  Tampilan visual yang sangat keren, mulai dari efek pencahayaan yang dinamis, hingga penempatan bayangan yang realistis memberikan nilai estetika pada game ini. Selain grafis yang menawan, Watch Dogs 2 juga memiliki kualitas audio yang tak perlu diragukan lagi kebolehannya. Meskipun pilihan lagu yang terdapat dalam game ini jauh dari genre musik mainstream, setidaknya ada sederet lagu serta siaran radio untuk menemani petualangan Marcus di saat kamu sibuk berkendara.
Ya, kamu tidak salah baca judul pembahasan saya di atas. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, Watch Dogs 2 adalah game dengan pemaparan cerita yang kurang konsisten karena karaktermu tetap akan dielu-elukan sebagai figur pahlawan, meskipun sebelumnya kamu membuatnya menjadi sosok pembunuh massal. Dengan alur ceritanya yang “positif”, Watch Dogs 2 membuat saya merasa bersalah sendiri bila membuat sosok Marcus menjadi seorang pembunuh ketika menyelesaikan sebuah misi. Pergi mengendap-endap dan mengandalkan kemampuan retas untuk melumpuhkan musuh menurut saya adalah tantangan terbesar dalam Watch Dogs 2. Saya pribadi menyarankan kamu untuk melakukan pendekatan ini ketika bermain. Watch Dogs 2 adalah sebuah sekuel yang di satu sisi lebih baik dibandingkan Watch Dogs pertama, namun di sisi lain masih meneruskan kekurangan yang diderita iterasi sebelumnya, yakni dalam penyampaian cerita. Terlepas dari kekurangan ini, Watch Dogs 2merupakan game open-world yang menarik untuk dimainkan, dan saya tak sabar untuk mencoba mode online berfungsi seperti yang dijanjikan Ubisoft.

LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia

Selasa, 26 September 2017

SilentHill

 ligafox

LigaFox - Oke, sebagai artikel pembuka pada kali ini adalah tentang game bernama SilentHill. 

Mungkin kalo dulunya adalah Playstation Mania yang suka main game ps (ya iyalah) dan sering baca majalah-majalah game, pasti pernah mainin game ini. Paling gak pernah denger aja deh. 
Silent Hill adalah game survival-horror yang dibuat oleh produsen game terkenal, Konami. Seri game pertamanya dirilis pada tahun 1999 pada konsol permainan Playstation (PSX). Sampai saat ini, seri game ini sudah mencapai 8 seri, dengan cerita yang berbeda-beda. Silent Hill sendiri juga dibuat dalam bentuk film, game arcade, novel dan komiknya (juga dalam cerita yang berbeda-beda). 
Silent Hill ini adalah sebuah kota di Amerika Utara (ceritanya lho ya), yang dahulunya kota ini adalah kota pariwisata yang terkenal. Tapi sejak awal abad ke-20, satu per satu warga di kota ini menghilang secara misterius. Juga banyak kejadian aneh yang terjadi di kota ini. Dari rumor yang beredar (dan dari seluruh cerita yang ada di gamenya), kota ini digunakan sebagai Ritual oleh agama-agama yang ada di kota ini. Kota inipun berubah dari kota yang indah menjadi kota mati nan mencekam. 

Seri game pertama dari Silent Hill untuk konsol Game Playstation (dan yang pertama kali saya lihat). Menceritakan tentang Harry Mason yang pergi ke kota Silent Hill bersama anaknya, Cheryl. Ditengah perjalanannya, Harry hampir menabrak seseorang hingga ia membelok dan mobilnya menabrak. Saat ia sadar, Cheryl menghilang. Disinilah game dimulai. Berjalan sendiri ditengah kota berkabut tanpa seseorangpun di kota itu. 
Salah satu ciri khas pada game ini adalah kota yang berkabut, penuh dengan monster-monster aneh, banyak teka-teki yang kadang bikin stress, dan satu lagi, ending cerita yang bervariasi. Hampir seluruh seri game Silent Hill memiliki banyak ending. Untuk mendapatkannya, kadang harus memakai item-item tertentu, atauu banyak membunuh monster, atau ikuti aja jalan cerita tanpa harus melakukan “aksi” tambahan (biasanya dapet bad ending nih dan yang main juga pemula) Game ini mendapat rating yang tinggi dijamannya.

Game ini dirilis tahun 2001 untuk game konsol Playstation 2. Cerita di game ini berbeda dengan yang pertama. Disini menceritakan tentang James Sunderlandyang menerima surat dari istrinya yang sudah meninggal, Mary, yang menunggunya di “tempat spesial” mereka dahulu di Silent Hill. Game ini dimulai di sebuah toilet sebelum memasuki kota. Karena jalan menuju kota terblokir, maka perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki dengan melewati hutan dekat Toluca Lake. Ditengah perjalanannya mencari istrinya, ia bertemu dengan Maria yang sangat mirip dengan istrinya. Mainkan gamenya kalo mau tau cerita selanjutnya.
Game ini bisa dibilang seri yang terfavorit (dan menurut saya juga yang terseru) dari semua seri Silent Hill. Saya sih lebih suka dengan ceritanya. Survival-Horror-Romance. Great lah!

Setelah sukses dengan Silent Hill 1 dan 2, Konami kembali membuat lanjutannya. Game ini adalah sequel dari game yang pertama. Bercerita tentang Heather yang memasuki “Otherworld”. Game dimulai dengan Heather berada di Lakeside Amusement Park Silent Hill. Kemudian, setelah keliling-keliling (santai amat kesannya ya?) ia menuju ke roller coaster dan berjalan di relnya. Sudah bisa ditebak, saat berjalan roller coaster datang dari belakang dan…. Heather tersadar di sebuah restoran Happy Burger dan menyadari ia sedang mimpi buruk. Selanjutnya? Just play the game
Kalo sudah pernah main seri yang pertama, pasti ngerti ceritanya setelah Heather sampai dirumahnya. Tapi gak harus mainin gamenya yang pertama kok. Dan sebagai sequel, game ini cukup memiliki rating yang tinggi. FYI, inilah game pertama yang pernah saya tamatkan

Inilah seri Silent Hill yang (kebanyakan) latar tempatnya bukan di Silent Hill. Tapi akan ada tokoh yang cuma sekedar dibicarain di seri sebelumnya dan menjadi ‘Boss’ di Game ini. 
Menceritakan tentang Henry Townshedsyang sudah terjebak selama 5 hari di Kamarnya (Kamar 302)  di sebuah Apartemen di kota South Ashfield (kota yang bersebelahan dengan Silent Hill). Semua alat komunikasi terputus. Dan pintunya terkunci dengan banyak rantai dan gembok terkunci. Dan tiba-tiba saja ada sebuah lubang di kamar mandinya. Yang mengantarnya ke dalam dunia ‘khas’ Silent Hill. 
Game yang cukup bikin cape maininnya. Dengan lebih banyak monster yang gak bisa dibunuh (lebih tepatnya sih, hantu), juga berkali-kali mesti bolak-balik kerumah buat nge-save game atau naruh sesuatu. Di beberapa kesempatan, waktu makin terbuang hanya karena melawan hantu-hantu yang ada di game ini. Rasanya cuma di seri ini ada Monster yang gak bisa dibunuh. 

Sebenarnya masih ada 2 seri lagi sebelum seri ini dirilis. Cuma karena baru mainin yang ini, ya ini aja yang diceritain. Game ini adalah ‘remake’ dari Silent Hill pertama. Tapi dengan perubahan cerita yang benar-benar berbeda dari seri yang pertama. 
Akan ada banyak pertanyaan-pertanyaan psikologis yang akan diajukan setiap satu segmen game selesai. Dan semua pertanyaan (dan apa yang anda putuskan di game ini) akan berdampak pada ending game ini. Setidaknnya ada 5 ending berbeda di game ini (salah satu ciri khas game Silent Hill). Yang berbeda dari seri ini adalah tidak ada senjata-senjata untuk membunuh monster-monster yang ngejar-ngejar. Kita cuma butuh lari dan menghindar dari monster. Game ini sepertinya memang cocok (dan seharusnya) dimainkan dengan konsol Nintendo Wii. Biar lebih kerasa gitu (kata yang udah pernah main). Saya juga baru mainin game ini (dan belum selesai). Dengan keterbatasan fasilitas mainin gamenya bener-bener lambat.
Selain seri gamenya, yang jadi fovorit juga adalah Soundtrack dari game Silent Hill yang dibuat oleh Akira Yamaoka, produser beberapa game Konami dan sekaligus Komposernya. Bener-bener terasa suasana santai-mencekam kalo denger karyanya ini 

LigaFox - White Label | Online Betting | Terpercaya dan Terbaik | Indonesia