LigaFox - White Label Betting Terbaik & Terpercaya Di Indonesia

LigaFox - White Label Betting Terbaik & Terpercaya Di Indonesia
LigaFox

Minggu, 08 Oktober 2017

Slenderman

 ligafox

LigaFox - Review Slenderman Game Paling Menyeramkan Saat Ini!

Ada begitu banyak game yang mengusung kata “horror” di dalamnya, bahkan menjadikannya sebagai media iklan utama untuk menarik perhatian para gamer. Agen Judi Terbesar, Namun akhirnya? Jauh lebih banyak game yang akhirnya jatuh pada kebutuhan untuk menyediakan konten utama yang lebih berciri khas action untuk menjaring lebih banyak gamer daripada tetap bertahan dengan prinsip utama ini. Akibatnya, game yang benar-benar mampu tampil menakutkan dapat dihitung dengan jari di industri game. Dari semua nama yang ada, hanya beberapa yang mampu memenuhi janjinya. Salah satu yang akan membekas di otak Anda? Tidak lain dan tidak bukan adalah Slender!

Apa itu Slender? Ada baiknya kita menilik lebih jauh tentang latar belakang game yang satu ini sebelum membahasnya lebih dalam. Slender merupakan game indie buatan Parsec Productions yang dirilis untuk PC. Agen Judi Terpercaya, Ceritanya sendiri didasarkan pada mitos urban sebuah makhluk bernama Slenderman yang dipopulerkan oleh salah satu forum supernatural di dunia maya. Desain Slenderman sama sekali tidak bisa dibilang menyeramkan. Dia divisualisasikan sebagai seorang pria jangkung tanpa wajah dengan pakaian super rapi,  serta bentuk tangan yang kadang dapat berubah menyerupai tentakel. Seperti seorang pembunuh berdarah dingin yang biasa Anda temukan di film-film thriller Hollywood, Slenderman tidak bergerak aktif. Ia hanya berjalan perlahan mendekati Anda. Perlahan namun pasti…


Cerita horror dan mitos yang muncul dari sepak terjang Slenderman inilah yang tampaknya menginspirasi Parsec untuk merilis sebuah game terpisah yang menjadikannya sebagai fokus utama. Slenderman sendiri memang dikenal sebagai sebuah bad omen, jimat buruk yang akan membuat siapapun orang yang melihatnya lenyap begitu saja. Konsep utama inilah yang membuat sosok Slenderman begitu menakutkan. Jika cerita mengenainya saja sudah cukup untuk  membuat bulu kudu Anda merinding, bayangkan apa yang Anda rasakan jika sosok berjas ini datang menghampiri hidup Anda? Visualisasi inilah yang ditawarkan oleh Parsec dan harus diakui, berhasil ia hadirkan. Hasilnya? Kami sendiri berani mengemukakan bahwa Slender akan menjadi game paling menyeramkan yang dapat Anda temukan saat ini!

Atmosfer Menyeramkan yang Terbangun Lewat Kesederhanaan!

Apa yang membuat Slender begitu menyeramkan? Mengapa ia bisa secara efektif membuat bulu kuduk Anda merinding begitu mudahnya hanya dalam hitungan menit belaka? Satu kuncinya: Kesederhanaan. Tidak ada yang kompleks sama sekali di Slender ini. Anda hanya diminta untuk mengumpulkan delapan buah kertas “peringatan” dengan ciri khas Slenderman di dalamnya di dalam sebuah daerah tanpa penerangan sama sekali. Anda akan menemui beberapa landmark utama yang dapat dijadikan sebagai acuan clue, namun posisi kertasnya sendiri muncul dalam urutan yang random. Bagian terburuknya? Anda hanya akan dibekali sebuah senter dengan baterai terbatas untuk menyelesaikan misi yang satu ini.



Slenderman yang akan menjadi musuh utama Anda di sini tetap divisualisasikan seperti mitos yang menyelubungi dirinya selama ini. Ia akan tampil dalam perawakan manusia tanpa wajah dengan jas rapinya. Ia akan muncul secara random, tanpa pola yang jelas selama Anda menyusuri hutan gelap ini Satu yang pasti, seiring dengan jumlah kertas yang Anda dapatkan, semakin tinggi pula frekuensi Anda akan bertemu dengannya. Seperti konsep yang pernah ditawarkan oleh game-game pendahulunya seperti Amnesia, tiidak ada cara untuk melawan balik makhluk yang satu ini. Benar sekali, Anda hanya bisa lari, lari, lari, dan lari menjauh setiap kali Anda melihatnya. Agen Judi Terbaik, Untuk membantu para gamer, Parsec sendiri sudah menyuntikkan indikator yang cukup jelas untuk memompa sedikit adrenalin dan membuat indera Anda waspada seketika. Anda akan melihat noise dan mendengar sound effect tertentu jika Slenderman berada dalam jarak yang cukup mengkhawatirkan. Satu hal yang patut diwaspadai pula, Anda juga akan tewas, tidak hanya karena berada dalam jarak yang cukup dekat, tetapi juga karena melihatnya lebih dari 5 detik. Oleh karena itu, hindari semua kontak yang ada, dalam bentuk apapun. Satu saran terbaik: Run like hell!


Kembali ke pertanyaan awal, apa yang sebenarnya membuat game yang satu ini begitu menyeramkan? Jawabannya sederhana: Kesederhanaan. Atmosfer terbangun dengan sempurna karena setting dan gameplay yang ditampilkan secara eksplisit, menjadikannya lebih dekat dengan sebuah skenario yang mungkin saja terjadi dunia nyata. Ini hanyalah tentang 8 carik kertas, sebuah senter, hutan super-gelap, dan sebuah pria berjas lengkap tanpa wajah yang tidak segan untuk menampakkan dirinya di depan Anda. Salah satu kekuatan terbesarnya juga datang dari absennya kemampuan untuk melawan balik dan ketidaktersediaan opsi untuk melakukan hal lain selain berlari dan menyelesaikan misi secepatnya. The ultimate point? Kesunyian dan keheningan yang terbangun dengan sempurna, serta sound effect lainnya yang akan membuat jantung Anda berhenti berdetak selama sepersekian detik. Boleh terbilang, Parsec berhasil meramu semua elemen yang dibutuhkan sebuah game horror dengan efektif dan tepat. Sunyi, gelap, sound effect yang mengagetkan, tidak ada opsi melawan balik, dan sebuah makhluk mitos yang akan terus mengikuti Anda kemanapun Anda pergi. Racikan yang sempurna!

LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia

Sabtu, 07 Oktober 2017

DreadOut

 ligafox

LigaFox - Penampakan game horor klasik yang dipadu budaya Indonesia

Akhirnya setelah sekian lama menunggu dan sempat tertunda beberapa bulan, game buatan anak bangsa ini muncul secara resmi di website Steam. DreadOut, sebuah game horor yang terinspirasi dari game horor klasik seperti Fatal Frame ini dibuat oleh studio lokal asal Bandung yaitu Digital Happiness. Melihat kondisi game horor zaman sekarang yang tidak lagi memiliki getaran-getaran layaknya game horor tahun 90an, apakah game indie yang didukung oleh website crowdsourcing Indiegogo ini bisa menggebrak dunia video game horor lewat gameplay dan atmosfer yang ditawarkan?

Sebelum peluncuran resminya besok, kami akan memberikan memberikan ulasan game ini sebagai bahan referensi Anda.

(Baca juga: Game horor buatan Indonesia DreadOut umumkan tanggal rilis dan teaser baru!)
Jangan Takut

DreadOut bercerita tentang sekelompok pelajar yang terpaksa masuk ke sebuah kampung yang terbengkalai ketika mereka sedang melakukan karyawisata. Anda akan bermain sebagai Linda, seorang siswi SMA yang merupakan salah satu dari kelompok pelajar tersebut. Dalam kampung tersebut, Linda dan kawan-kawan terperangkap dalam sebuah sekolah yang berhantu dan mereka terpisah satu sama yang lain. Linda yang dibekali telepon genggamnya kini harus berusaha mencari teman-temannya dan juga mencari jalan untuk keluar dari tempat terkutuk itu.

Melalui sinopsis tersebut, nampaknya cerita dalam DreadOut terdengar agak klise layaknya cerita dalam sebuah film horor pada umumnya, tapi bukan dari nilai tersebut DreadOut menunjukkan kebolehannya.


DreadOut mungkin salah satu game yang bisa menunjukkan atmosfer mencekam secara baik. Dari awal permainan saja Anda sudah disuguhi lantunan ‘Lengser Wengi’ yang dijamin bisa membuat bulu kuduk berdiri. Untuk orang luar negeri, mungkin lagu tersebut hanyalah sebuah pembuka biasa, namun bagi kita yang merupakan orang Indonesia, lagu tersebut memberikan dampak yang berbeda karena kita mengenalnya bukan? DreadOut nampaknya lebih fokus untuk memberikan pengalaman budaya lokal dan saya rasa hal itu sangatlah tepat mengingat budaya Indonesia memiliki potensi untuk diolah dan menjadikan sebuah karya memiliki nilai eksotis.

Inti dari sebuah suasana yang mengerikan dalam media visual adalah adanya keterbatasan yang membuat kita mengira-ngira ada sesuatu yang tidak diketahui di hadapan kita. Agen Judi Terbesar, Saya rasa DreadOut melakukan kerja yang sangat baik dalam bagian itu. Mulai dari jarak pandang yang pendek serta tingkat pencahayaan yang benar-benar gelap secara tidak langsung membuatmu membayangkan bahwa ada ‘sesuatu’ yang menunggu di balik kegelapan itu. Hal ini pernah digunakan pada beberapa macam game horor seperti Silent Hill dan hasilnya juga sama seramnya.



Tidak hanya itu saja, desain level yang ada dalam DreadOut juga dibuat cukup mencekam lewat penataan objek-objek yang ada. Dalam game ini, Anda terkurung dalam sebuah sekolah, dan biar saya perjelas bahwa gedung sekolah adalah salah satu tempat terbaik untuk dijadikan sebuah setting film atau game horor. Sebagai contoh, DreadOut menggunakan objek kursi dan meja dalam kelas untuk membentuk sebuah formasi meja-kursi yang terlihat menyeramkan. Agen Judi Terpercaya, Kemudian, adanya objek-objek mencolok yang seharusnya tidak ada dalam sebuah sekolah, coretan di dinding serta banyak objek rusak yang termakan waktu sangat menambah nuansa seram dalam game ini.

DreadOut nampak jelas menggunakan konten lokal sebagai daya tarik utama. Selain untuk keperluan inti gameplay, ada pula hal-hal lain dari penggunaan materi lokal itu yang membuat kamu malah tersenyum sendiri. Contohnya di bagian poster-poster yang terpampang di dinding yang kebanyakan mengingatkan kita betapa noraknya iklan tempel yang ada di Indonesia. Selain itu ada juga penampakan dari hal-hal yang sering kita lihat di pinggir jalan sebelum masuk ke gedung sekolah seperti stand yang menjual CD lagu bajakan bahkan hingga bunga obitueri yang bertuliskan ‘Turut Berduka Cita (nama backer)’ juga ada. Sebelum Anda ketakutan sepertinya Anda akan tertawa sendiri dulu (dan itu pasti buat orang di sekitar Anda ketakutan).

Buka Matamu, Buka Telingamu


Salah satu elemen dalam sebuah game horor adalah jumpscare, namun banyak di antara game horor yang ada malah memberikan jumpscare secara ‘murahan’. Contohnya seperti menggunakan efek suara yang keras secara tiba-tiba tapi kita tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Dalam DreadOut, hal tersebut tidak akan Anda temukan, melainkan DreadOut memberikan pengalaman jumpscare tersebut secara bertahap namun tetap mengagetkan. Saya tidak bisa memberikan contoh karena itu akan merusak pengalaman bermain, tapi kalau Anda coba sendiri, Anda pasti cukup mengerti apa yang saya maksudkan.

Ada juga satu aspek yang ingin saya ulas yaitu di bidang suara. Karakter dalam DreadOut menggunakan bahasa Inggris dalam percakapannya untuk sementara ini dan nantinya Digital Happiness akan memberikan patch untuk bahasa Indonesia. Tidak ada sesuatu yang istimewa di bagian ini namun begitu saya mendengar efek suara seperti ambience, saya cukup terkejut karena DreadOut juga bisa menghantarkan atmosfer mencekam hanya lewat suara. Saya acungkan jempol buat sound designer-nya karena suara yang dipilih sangatlah tepat dan mampu membuat saya merinding. Suara-suara tersebut bukan suara keras yang tiba-tiba muncul melainkan malah suara-suara samar yang justru bisa membuat Anda berkeringat dingin.

Meskipun memiliki impresi yang cukup baik, DreadOut masih mengalami beberapa masalah di berbagai bagian. Pada teksur objek 3D, masih ada ketidak seimbangan kualitas tekstur. Beberapa objek dalam game memiliki kualitas tekstur yang baik dan kebanyakan memiliki tekstur yang rendah. Selain tekstur, masih juga ada objek yang terkena clipping sehingga kadang terlihat menghilang dari pandangan. Untuk bagian modeling dan rigging dari karakter sendiri juga masih terlihat agak kasar dan begitu dianimasikan, deformasi dari bagian-bagian tubuh terlihat tidak alami.


Untuk gameplay, sebenarnya game ini menganut cara bermain yang sederhana. Anda cukup mengambil foto dari hantu yang Anda temui untuk mengalahkannya dan semua foto yang Anda ambil bisa disimpan dalam galeri. Beberapa hantu memiliki cara tersendiri untuk dikalahkan dan itu menambah variasi dalam permainan. Sayangnya, game ini tidak memiliki in-game tutorial sehingga sebelum Anda memulai permainan ada baiknya membaca terlebih dahulu panduan yang ada. Cara ini cukup konvensional dan mengingatkan saya tentang manual untuk bergerak dalam game Resident Evil tempo dulu.

Satu hal yang cukup membuat saya frustasi memainkan DreadOut adalah tujuan yang tidak jelas. Tujuan dalam game ini diperlihatkan dalam bentuk potongan cerita sehingga saya sendiri sering bingung sebenarnya yang harus saya cari itu apa. Hal seperti ini sebenarnya sudah cukup lumrah di kalangan game pixel horor, namun karena DreadOut adalah sebuah game 3D, maka area yang harus dijelajahi menjadi lebih luas sehingga Anda malah kebingungan lebih dahulu sebelum bisa menemukan jalan keluar.

Putusan

DreadOut adalah sebuah game horor yang memiliki gameplay klasik dan atmosfer yang benar-benar mencekam. Meskipun game ini masih memilki masalah di bidang teknis dan gameplay, DreadOut tetap wajib Anda mainkan terutama jika Anda penggemar game horor dan juga ingin mendukung developer Indonesia.

Oh, iya. Semenjak game ini dirilis secara episodik, Digital Happiness juga menjanjikan adanya Act 2 serta Free Roam Mode yang nantinya pasti akan kami bahas juga. Digital Happiness akan memberikan Act 2 secara gratis kepada para pemilik Act 1, sedangkan Free Roam Mode akan menjadi edisi berbayar.


LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia


Jumat, 06 Oktober 2017

Call of Cthulhu

 ligafox

LigaFox - Ini Game Horor Paling Serem! Call of Cthulhu Dijamin Bikin Kalian Ketakutan!

Nama Cthulhu pasti familiar di telinga kalian penggemar tulisan karya H. P. Lovecraft. Dewa fiktif yang diciptakan oleh H. P. Lovecraft tersebut pertama kali diperkenalkan dalam cerita pendek “The Call of Cthulhu” pada tahun 1928 silam. Menurut Lovecraft, Cthulhu adalah “monster yang agak menyerupai manusia, tetapi memiliki kepala seperti gurita dengan wajah yang dipenuhi peraba, tubuh yang bersisik dan tampak elastik, cakar-cakar besar di kaki depan dan belakang, dan sayap yang tipis dan panjang di belakang.” Cthulhu terkubur di kota bawah laut R’lyeh, dan menunggu saat untuk bangkit kembali dan menghancurkan peradaban manusia agar dapat menguasai planet Bumi.

Tenang, Cthulhu bukan makhluk nyata, karena deskripnya tersebut merupaan bagian dari sebuah lore yang sekarang umumnya disebut sebagai mitologi Cthulhu. Agen Judi Terbesar, Namun begitu baiknya Lovecraft membentuk mitos tersebut di tengah cerita fiksi horornya, sehingga sampai mengakar kuat ke banyak unsur pop culture modern, termasuk itu video game.

Sebenarnya sudah ada banyak game yang terinspirasi dari banyak tulisan horor H. P. Lovecraft. Sebut saja, serial Alone in the Dark, Eternal Darkness, dua game yang langsung menggunakan judul Call of Cthulhu (Dark Corners of the Earth yang dirilis tahun 2005 untuk PC dan Xbox, dan The Wasted Land pada tahun 2012 untuk PC dan Android), hingga yang cukup populer akhir-akhir ini, Bloodborne untuk PlayStation 4. Agen Judi Terpercaya, Dan semua game tersebut, mengacu pada Call of Cthulhu (merupakan adaptasi langsung mitos Cthulhu), permainan peran (pen & paper RPG) yang pertama kali dirilis tahun 1981.


Berlanjut pada awal tahun 2014 lalu, Frogwares, developer yang kita kenal melalui Sherlock Holmes: Crimes and Punishments mengkonfirmasikan jika mereka tengah mengembangkan game horor Call of Cthulhu baru untuk konsol now-gen dan PC, yang rencana rilis tahun 2017 mendatang. Seperti sebelumnya, Frogwares bekerjasama dengan penerbit Focus Home Interactive. Agen Judi Terbaik, Dua tahun pasca konfirmasi awalnya, Focus Home Interactive muncul kembali dengan detail pertamanya, sekaligus juga mengubah developer yang menanganinya, yang kini dipegang oleh Cynadie Studio (developer Styx: Master of Shadows, serial Blood Bowl dan Space Hulk: Deathwing).

Versi game terbaru Call of Cthulhu ini merupakan game adaptasi resmi pertama dari pen & paper RPG Call of Cthulhu yang diterbitkan Chaosium tahun 1981 silam. Game ini juga dikembangkan menggunakan Unreal Engine 4, dan digambarkan sebagai sebuah perpaduan antara game penyelidikan dan permainan peran (role-playing game), dengan unsur horor psikologis serta mekanis berbasis stealth action. Sepertinya kami sempat mendengar konsep seperti itu dalam game Sherlock Holmes terbaru. Kalian mengendalikan karakter yang sedang dalam misi untuk menemukan kebenaran dibalik kematian seorang artis terkenal dan keluarganya di sebuah pulau terpencil, yang ternyata berujung pada kabar kebangkitan Great Dreamer, Cthulhu.



Akhir pekan kemarin Focus Home Interactive kembali muncul dengan screenshot baru game ini, yang memperlihatkan kengerian atmosfer yang akan kalian rasakan selama memainkan game horor ini. Mulai dari dermaga dimana kalian merapat, sampai kondisi rumah besar dimana semua keluarga artis tersebut tewas. Kalian akan menjelajahi latar pulau terpencil sebagai Edward Pierce, mantan veteran dan juga detektif swasta di kota Boston pada tahun 1920. Pierce bertugas mengungkap misteris pembunuhan tragis Sarah Hawkins dan keluarganya di Darkwater Island. Kesan gelap dan mencekam begitu terasa melalui screenshot terbaru game horor ini, dan begitu pas menggambarkan apa yang disampaikan H. P. Lovecraft melalui cerita aslinya. Seperti apa ya rahasia gelap yang tersimpan di kedalaman pulau ini? Apakah benar Cthulhu akan bangkit kembali seperti pada mitos aslinya selama seiring kalian memainkan game ini? Membaca bukunya saja sudah bergidik, kami sangsi kalian sanggup memainkan versi game terbarunya ini nanti tanpa dihantui rasa takut.


LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia