LigaFox - White Label Betting Terbaik & Terpercaya Di Indonesia

LigaFox - White Label Betting Terbaik & Terpercaya Di Indonesia
LigaFox

Jumat, 06 Oktober 2017

Call of Cthulhu

 ligafox

LigaFox - Ini Game Horor Paling Serem! Call of Cthulhu Dijamin Bikin Kalian Ketakutan!

Nama Cthulhu pasti familiar di telinga kalian penggemar tulisan karya H. P. Lovecraft. Dewa fiktif yang diciptakan oleh H. P. Lovecraft tersebut pertama kali diperkenalkan dalam cerita pendek “The Call of Cthulhu” pada tahun 1928 silam. Menurut Lovecraft, Cthulhu adalah “monster yang agak menyerupai manusia, tetapi memiliki kepala seperti gurita dengan wajah yang dipenuhi peraba, tubuh yang bersisik dan tampak elastik, cakar-cakar besar di kaki depan dan belakang, dan sayap yang tipis dan panjang di belakang.” Cthulhu terkubur di kota bawah laut R’lyeh, dan menunggu saat untuk bangkit kembali dan menghancurkan peradaban manusia agar dapat menguasai planet Bumi.

Tenang, Cthulhu bukan makhluk nyata, karena deskripnya tersebut merupaan bagian dari sebuah lore yang sekarang umumnya disebut sebagai mitologi Cthulhu. Agen Judi Terbesar, Namun begitu baiknya Lovecraft membentuk mitos tersebut di tengah cerita fiksi horornya, sehingga sampai mengakar kuat ke banyak unsur pop culture modern, termasuk itu video game.

Sebenarnya sudah ada banyak game yang terinspirasi dari banyak tulisan horor H. P. Lovecraft. Sebut saja, serial Alone in the Dark, Eternal Darkness, dua game yang langsung menggunakan judul Call of Cthulhu (Dark Corners of the Earth yang dirilis tahun 2005 untuk PC dan Xbox, dan The Wasted Land pada tahun 2012 untuk PC dan Android), hingga yang cukup populer akhir-akhir ini, Bloodborne untuk PlayStation 4. Agen Judi Terpercaya, Dan semua game tersebut, mengacu pada Call of Cthulhu (merupakan adaptasi langsung mitos Cthulhu), permainan peran (pen & paper RPG) yang pertama kali dirilis tahun 1981.


Berlanjut pada awal tahun 2014 lalu, Frogwares, developer yang kita kenal melalui Sherlock Holmes: Crimes and Punishments mengkonfirmasikan jika mereka tengah mengembangkan game horor Call of Cthulhu baru untuk konsol now-gen dan PC, yang rencana rilis tahun 2017 mendatang. Seperti sebelumnya, Frogwares bekerjasama dengan penerbit Focus Home Interactive. Agen Judi Terbaik, Dua tahun pasca konfirmasi awalnya, Focus Home Interactive muncul kembali dengan detail pertamanya, sekaligus juga mengubah developer yang menanganinya, yang kini dipegang oleh Cynadie Studio (developer Styx: Master of Shadows, serial Blood Bowl dan Space Hulk: Deathwing).

Versi game terbaru Call of Cthulhu ini merupakan game adaptasi resmi pertama dari pen & paper RPG Call of Cthulhu yang diterbitkan Chaosium tahun 1981 silam. Game ini juga dikembangkan menggunakan Unreal Engine 4, dan digambarkan sebagai sebuah perpaduan antara game penyelidikan dan permainan peran (role-playing game), dengan unsur horor psikologis serta mekanis berbasis stealth action. Sepertinya kami sempat mendengar konsep seperti itu dalam game Sherlock Holmes terbaru. Kalian mengendalikan karakter yang sedang dalam misi untuk menemukan kebenaran dibalik kematian seorang artis terkenal dan keluarganya di sebuah pulau terpencil, yang ternyata berujung pada kabar kebangkitan Great Dreamer, Cthulhu.



Akhir pekan kemarin Focus Home Interactive kembali muncul dengan screenshot baru game ini, yang memperlihatkan kengerian atmosfer yang akan kalian rasakan selama memainkan game horor ini. Mulai dari dermaga dimana kalian merapat, sampai kondisi rumah besar dimana semua keluarga artis tersebut tewas. Kalian akan menjelajahi latar pulau terpencil sebagai Edward Pierce, mantan veteran dan juga detektif swasta di kota Boston pada tahun 1920. Pierce bertugas mengungkap misteris pembunuhan tragis Sarah Hawkins dan keluarganya di Darkwater Island. Kesan gelap dan mencekam begitu terasa melalui screenshot terbaru game horor ini, dan begitu pas menggambarkan apa yang disampaikan H. P. Lovecraft melalui cerita aslinya. Seperti apa ya rahasia gelap yang tersimpan di kedalaman pulau ini? Apakah benar Cthulhu akan bangkit kembali seperti pada mitos aslinya selama seiring kalian memainkan game ini? Membaca bukunya saja sudah bergidik, kami sangsi kalian sanggup memainkan versi game terbarunya ini nanti tanpa dihantui rasa takut.


LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia



Kamis, 05 Oktober 2017

What Remains of Edith Finch

 ligafox

LigaFox - Dari Dongeng Menuju Misteri

Giant Sparrow, developer di balik game The Unfinished Swan, baru-baru ini meluncurkan trailer baru untuk game mereka yang akan datang, What Remains of Edith Finch. Game yang pertama kali diumumkan pada acara PlayStation Experience ini merupakan sebuah perpindahan besar Giant Sparrow yang sebelumnya mengerjakan game naratif layaknya dongeng anak ke sebuah cerita misteri tentang kematian.

What Remains of Edith Finch akan menyajikan kamu dengan potongan cerita-cerita pendek tentang anggota keluarga Finch yang tinggal di rumah warisan keluarga. Agen Judi Terbesar, Masing-masing kisah memiliki latar waktu di zaman yang berbeda, dari awal 1900-an sampai ke zaman modern, dengan semuanya berakhir dengan kematian misterius dan aneh dari anggota keluarga Finch.

Di sini kamu akan mengendalikan karakter Edith Finch mengelilingi rumahnya. Melihat deskripsi yang disampaikan oleh Giant Sparrow, sepertinya gameplay dari What Remains of Edith Finch akan cukup mirip dengan Gone Home namun dengan unsur supernatural dan surealisme yang lebih kental.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai game ini, tapi rencananya What Remains of Edith Finch akan dirilis untuk PS4. Agen Judi Terbaik, Untuk sementara nikmati dulu saja trailer di atas serta kumpulan screenshot di bawah ini.








LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia



Minggu, 01 Oktober 2017

Rise of the Tomb Raider

 ligafox

LigaFox - Review Rise of the Tomb Raider

Seri Tomb Raider seolah mendapatkan jiwa baru sejak Crystal Dynamics memutuskan untuk menekan tombol reebot pada tahun 2013 silam. Agen Judi Terpercaya Elemen puzzle yang dulu merupakan hal dominan pada seri Tomb Raider digantikan dengan action penuh mesiu dan beragam aksi yang terkadang cukup sadis. Formula yang sama kembali diterapkan pada sekuelnya, Rise of the Tomb Raider, yang pertama kali rilis di console Xbox 360 dan Xbox One pada November 2015 lalu.

Sebagai seorang gamer yang telah mengenal Lara Croft sejak dadanya masih berbentuk segitiga, saya tentu tidak melewatkan kesempatan emas saat Rise of the Tomb Raider akhirnya tersedia di PC. Setelah menamatkannya, saya bisa bilang bahwa waktu dua puluh jam lebih yang saya habiskan mengikuti petualangan Lara Croft kali ini sangat sepadan dengan kualitas pengalaman bermain yang saya dapatkan. Mengapa saya bisa berpendapat begitu? Simak selengkapnya di bawah!

Kebangkitan Sang Penjelajah Makam


Setelah Lara berhasil selamat dari tragedi di pulau Yamatai pada seri sebelumnya, ia masih dihantui oleh rasa penasaran terhadap peristiwa supernatural yang menimpa dia di pulau tersebut. Rasa penasaran membuatnya berpaling pada catatan eksplorasi tentang makam nabi dari Konstantinopel yang ditinggalkan mendiang ayahnya.

Perjalanan perdana yang ia lakukan sebagai penjelajah makam tidak berjalan mulus. Segerombolan paramiliter yang menyebut diri mereka sebagai Trinity mengganggu usaha Lara untuk menguak misteri tentang kehidupan kekal sang nabi. Namun, suatu simbol yang ia lihat saat berusaha menyelematkan diri dari gempuran Trinity membawa ia pergi ke dataran beku Siberia, tempat di mana kejutan lain telah menantinya.

Presentasi Mewah

Bila biasanya saya membahas tentang gameplay terlebih dahulu saat mengulas sebuah game, maka izinkan saya untuk memulai ulasan ini dengan membahas presentasi Rise of the Tomb Raider. Hal ini semata-mata karena kemewahan presentasinya yang memanjakan indera mata dan telinga.

Pegunungan tandus di Syria maupun dataran tinggi di Siberia ditampilkan dengan sangat memesona. Saya bisa melihat lembaran daun di pepohonan, es berkilau saat terpapar cahaya, pasir yang berhembus di gunung, hingga guratan pada stalaktit dengan jelas.

Lembah Siberia di mana Lara bertualang terlihat sangat hidup dengan kehadiran beragam fauna yang berkeliaran. Semuanya terlihat natural dan menunjukkan kelas Crystal Dynamics sebagai developer AAA.

Saya bahkan belum membicarakan tentang detail dari setiap karakter. Tampilan Lara maupun tokoh-tokoh lainnya di dalam game terlihat sangat riil. Kamu dapat melihat pori-pori kulit setiap karakter saat kamera di dalam game mengambil sudut close-up. Tidak mengherankan bila beberapa teman yang melintas salah mengira bahwa saya sedang menonton film ketika bermain Rise of the Tomb Raider.

Visual fantastis tersebut dilengkapi dengan sulih suara serta efek lainnya yang terdengar autentik. Camilla Luddington, aktris asal Inggris yang ikut tampil dalam serial TV Grey’s Anatomy, kembali dipercaya untuk mengisi suara dan berperan sebagai Lara Croft. Efek suara yang terdiri dari kicauan burung, gemericik air, hingga letupan senjata maupun ledakan bom molotov, membuat seolah-olah saya sendiri yang sedang berada di medan pertempuran Siberia.

Bila kamu merasa bahwa Tomb Raider sebelumnya telah menghadirkan mekanisme yang cukup kompleks, maka siap-siap disibukkan dengan ragam aktivitas yang dapat dilakukan dalam Rise of the Tomb Raider. Crystal Dynamics membawa mekanisme skill tree, crafting, maupun misi sampingan di seri sebelumnya ke level yang lebih tinggi dengan menghadirkan beragam inovasi.

Kemampuan Lara yang dapat ditingkatkan seiring dengan perolehan EXP kini menjadi semakin komprehensif. Kamu akan dihadapkan pada ragam skill yang berjumlah lebih banyak. Setiap set skill yang dimiliki Lara memiliki keterkaitan khusus yang dapat dibentuk sesuai dengan gaya bermain masing-masing orang.

Sistem crafting yang hadir pun semakin kompleks dengan kebutuhan material yang beraneka ragam. Kehabisan mata panah? Kamu bisa mengumpulkan ranting kering serta bulu unggas untuk membuatnya kembali. Ingin meningkatkan kapasitas penyimpanan amunisi? Lengkapi dulu kebutuhan kulit rusa serta item lainnya guna membuat kantong peluru. Keanekaragaman sumber daya yang dapat diambil di lokasi membuat saya tidak pernah bosan ketika melakukan eksplorasi.

Satu fitur menarik yang terdapat di Rise of the Tomb Raider adalah kemampuan Lara untuk berganti pakaian. Lara dapat mengenakan baju hangat, mantel tebal, hingga zirah pelindung bergaya Yunani kuno. Beberapa kostum memiliki kemampuan khusus yang membantu perjuangan Lara menaklukkan medan berat. Walau beberapa pakaian terkesan cukup absurd, namun semuanya masih dalam batas wajar tanpa mengumbar sensualitas Lara secara berlebihan.

Bicara tentang misi sampingan, Rise of the Tomb Raider menghadirkan ragam kegiatan yang selalu menarik untuk diikuti. Kamu dapat menerima misi sampingan dari penduduk sekitar yang sangat beragam, mulai dari memburu jenis burung tertentu, hingga membebaskan tawanan dari sekelompok paramiliter. Setiap misi yang diselesaikan akan memberikan Lara sebuah item spesial yang tidak bisa dibuat sendiri ataupun dibeli.

Luasnya dataran Siberia yang dieksplorasi Lara sangat mengundang setiap pemainnya untuk mengunjungi kembali daerah yang telah dilewati demi mendapatkan semua artefak maupun menaklukkan tomb. Untungnya, fitur Fast Travel yang membuat Lara dapat berpindah dari satu checkpoint ke lokasi lainnya kembali hadir dalam Rise of the Tomb Raider.

Kamu dapat berpindah ke lokasi yang jauh dalam sekejap dengan mengunjungi checkpoint terdekat. Rentang yang terdapat antar lokasi checkpoint juga tidak terlalu jauh karena dapat dicapai dalam waktu beberapa menit saja. Bila kamu ingin berlari dengan cepat pun, tersedia fitur sprint yang dapat membuat Lara berlari kencang tanpa harus takut kehabisan nafas.

Perjalanan Lara di sepanjang perjalanan tidak pernah jauh dari usaha melumpuhkan lawan. Walaupun hanya seorang diri saat menghadapi musuh yang berjumlah ratusan, Lara memiliki kemampuan layaknya seorang Rambo yang mampu menerjang medan pertempuran secara frontal dan tetap selamat di akhir baku tembak.

Untuk tantangan yang lebih seru, kamu bisa mencoba menyelinap ke pos musuh secara sembunyi-sembunyi. Lara memiliki keahlian inflitrasi layaknya seorang ninja yang mampu mengendap-endap dan melumpuhkan target dengan senyap. Bila kamu berhasil menetralisir musuh dengan hening, maka game juga akan memberikan tambahan poin EXP yang cukup banyak.

Kamu juga dapat memanfaatkan beragam benda yang tersebar di medan untuk melumpuhkan musuh. Terdapat tong berisi bahan bakar yang bisa meledak, tiang penyangga bangunan yang bisa dirobohkan, hingga botol-botol kosong yang bisa dimanfaatkan sebagai bom molotov. Semuanya membuat setiap aksi pertempuran dalam Rise of the Tomb Raider menjadi berlangsung seru dan menegangkan.

Kesimpulan

Semua hal yang terdapat dalam Rise of the Tomb Raider membuatnya sebagai sebuah game yang wajib dimainkan oleh penggemar seri Tomb Raider maupun gamer penggemar genre action. Aksi yang hadir sejak awal hingga akhir permainan mampu membuat saya terduduk di pinggir kursi sambil menikmati progres cerita yang cukup menarik, Agen Judi Terbesar.
Tantangan akan terasa semakin seru seiring peningkatan tingkat kesulitan di dalam game. Dengan kian rentannya Lara saat menerima tembakan, maka proses penyergapan yang kamu lakukan harus menjadi semakin taktis dan terencana.

Walau Rise of the Tomb Raider menyediakan mode Exploration sebagai alternatif permainan, namun mekanisme kartu dan tantangan di dalamnya menurut saya pribadi terasa kurang gereget. Kamu hanya diharuskan untuk menyelesaikan sebuah misi di lokasi tertentu, seperti melumpuhkan seluruh musuh atau menuntaskan tantangan dengan waktu tercepat. Pencapaian kamu akan dimasukkan ke dalam leaderboard dan dibandingkan dengan prestasi serupa dari para pemain Rise of the Tomb Raider di seluruh dunia, Agen Judi Terbaik.

Bagi kamu yang menginginkan tambahan konten, Crystal Dynamics telah menyediakan DLC yang tidak hanya bersifat menambah kostum, tapi juga memberikan misi sampingan maupun tomb baru. Walau Pesona Rise of the Tomb Raider lebih ditekankan pada pengalaman personal antara gamer dengan game, namun kualitas konten yang ada di dalamnya saya pikir sangat sepadan dengan harga dan sensasi yang akan kamu dapatkan selama permainan.


LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia