LigaFox - White Label Betting Terbaik & Terpercaya Di Indonesia

LigaFox - White Label Betting Terbaik & Terpercaya Di Indonesia
LigaFox

Minggu, 01 Oktober 2017

Far Cry Primal

 ligafox

LigaFox - Review Far Cry Primal Kenikmatan Sesaat

Setelah berbulan-bulan lamanya saya menunggu kehadiran sebuah game open world bergenre action dan adventure dengan perspektif orang pertama, akhirnya Ubisoft merilis iterasi terbaru dari Far Cry, yaitu Far Cry Primal. Dengan perasaan yang menggebu-gebu, saya menyalakan PS4 dan berencana menghabiskan seluruh waktu saya ketika di rumah memainkan game karya Ubisoft Montreal ini.

Dua puluh jam bermain, saya akhirnya menemukan sebuah game yang ingin disukai tapi tidak bisa. Meskipun saya akui Far Cry Primal adalah game yang menyenangkan untuk dimainkan, namun saya merasa masih terdapat beberapa ruang untuk membuat game ini jauh lebih baik.

Begitu Luas, Begitu Nyata

Far Cry Primal menjadikan kamu seorang anggota suku Wenja bernama Takkar. Kamu akan berusaha untuk bertahan hidup dan mengumpulkan sesama anggota lainnya di dunia keras bernama Oros pada era Mesolitikum, 10.000 SM. Selain suku Wenja, terdapat dua suku lain yang ingin menguasai Oros, yaitu Udam dan Izila. Merekalah yang akan menjadi musuh utama kamu dalam game ini.

Seperti plot Far Cry sebelumnya, ternyata kamu adalah orang yang terpilih secara ajaib dan ditakdirkan untuk membawa suku Wenja menuju kemakmuran dan kedamaian. Karena kekaguman dukun setempat akan kemampuanmu menaklukkan burung hantu, kamu dinobatkan menjadi seorang Beast Master.

Dari awal, Far Cry Primal sudah menyuguhkan saya dengan Oros yang begitu luas dan indah berkat kecanggihan Dunia Engine. Melihat grafis Far Cry Primal yang terasa nyata dan detail, bulu kuduk saya berdiri.Visualang memanjakan mata ini bahkan mampu membuat saya termenung, memikirkan betapa indahnya bumi kita sebelum dirusak oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab.

Apabila sebelumnya kamu pernah bermain Far Cry 4, saya bisa katakan bahwa Oros sedikit lebih luas dari Kyrat. Bagi yang baru dengan game Far Cry, anggaplah Oros seluas Skyrim di game The Elder Scrolls atau Los Santos di Grand Theft Auto V. Namun, luasnya Oros bagi saya adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, kamu akan puas bertualang dan berburu hewan-hewan purba, tapi di sisi lain menjadi hal yang menjengkelkan.

Jujur, saya begitu menikmati sepuluh jam pertama permainan dengan menjelajahi tempat-tempat unik dan misterius di Oros. Mulai dari desa yang seluruh penduduknya tewas oleh cakar dan taring besar harimau purba, hingga gua di bawah sungai yang ternyata menyimpan vegetasi nan indah. Kegiatan yang saya sukai adalah mendaki puncak tertinggi di Oros dan memandangi keelokannya selama beberapa menit, kemudian terjun ke danau di bawahnya.

Namun, Oros yang begitu luas membuat saya kerepotan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain, meskipun sudah mengeksploitasi Fast Travel. Kamu memang bisa mengendarai harimau purba untuk bepergian dengan cepat dalam game ini, namun kamu baru mempelajari keahlian itu di tengah permainan. Alhasil, saya harus mengeksploitasi tombol L3 untuk membuat Takkar terus berlari supaya cepat sampai ke tempat tujuan.

Kamu dapat melihat totalitas tim Ubisoft Montreal dalam mengembangkan Far Cry Primal ini dari bagaimana mereka menciptakan bahasa fiktif untuk keseluruhan dialog. Mereka bahkan berkonsultasi dengan ahli linguistik dalam membuat tiga dialek berbeda untuk masing-masing suku.

Sambil menjelajahi Oros, kamu akan ditemani oleh alunan musik perkusi yang mencekam sehingga membuat jantungmu terus berdebar. Jason Graves, seorang komposer yang pernah terlibat dalam Dead Space, Tomb Raider, The Order: 1886, dan Until Dawn, benar-benar orang yang tepat untuk menggarap audio dalam Far Cry Primal.

Sayangnya, kebanyakan musik yang diputar oleh game ini tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan ketika ingin bersantai menikmati keasrian Oros. Tentu saja musik mencekam dan membuat jantung berdebar adalah hal terakhir yang saya inginkan ketika sedang menyusuri keanggunan gunung batu dan ketenangan hutan.

Gaya Bertarung Primitif

Far Cry Primal masih memiliki elemen dan gaya bermain yang sama dengan para pendahulunya. Di dunia Oros yang luas, kamu akan menemukan berbagai jenis tumbuhan untuk meracik bom dan obat, hewan buas yang secara tiba-tiba menyerang kamu tanpa sebab, serta dua hingga tiga orang suku musuh yang berpatroli dengan gagah berani, padahal mereka berada di area suku Wenja.

Kamu masih bisa menguasai markas musuh untuk memperluas wilayah suku Wenja, mencari sumber daya untuk memperkuat persenjataanmu, dan menyelesaikan misi guna mendapatkan experience untuk meningkatkan kemampuan karakter. Namun, Far Cry Primal memiliki sentuhan baru di dalamnya, yaitu menaklukkan hewan buas.

Berbeda dengan Far Cry 3 dan Far Cry 4 di mana kamu hanya bisa memburu hewan buas untuk kulit dan dagingnya, Far Cry Primal memungkinkan kamu menjinakkan anjing liar, serigala, harimau, hingga beruang besar. Peliharaan ini nantinya akan menjadi partner kamu bertualang, mengambil alih markas musuh, dan memburu hewan lain termasuk mamut.

Kehadiran fitur penaklukan hewan jelas memberi angin segar pada serial Far Cry. Pasalnya, kini kamu memiliki variasi yang lebih luas untuk memulai pertarungan dengan suku Udam dan Izila. Kamu bisa menyuruh hewanmu bertindak sebagai pengalih perhatian selagi kamu mengendap-endap dari belakang dan melakukan Chained Takedown.

Karena Far Cry Primal mengambil latar waktu pada tahun 10.000 SM, seluruh senjata yang dapat kamu gunakan untuk bertarung adalah senjata jarak dekat primitif seperti gada dan tombak, serta busur panah tradisional sebagai satu-satunya senjata jarak jauh. Artinya, kamu tidak lagi bisa seenaknya mengambil alih markas musuh dengan membunuh setiap penjaganya menggunakan senapan jarak panjang secara diam-diam dari atas bukit.

Review Far Cry Primal | Ull

Apabila kamu merasa kurang percaya diri untuk menghadapi musuh secara langsung, Far Cry Primal memberikanmu seekor burung hantu pengintai yang mampu melemparkan Sting Bomb penuh dengan lebah mematikan, Berserk Bomb yang bisa membuat musuh saling membunuh, dan Fire Bomb yang mampu menyulut api untuk membakar markas mereka.

Satu hal yang saya sayangkan dari Far Cry Primal adalah sulitnya untuk melakukan stealth. Bukan karena NPC yang pintar, namun desain lingkungan memang tidak memadai untuk menginfiltrasi markas musuh secara sembunyi-sembunyi. Tidak seperti Far Cry 3 dan Far Cry 4 di mana tersedia begitu banyak bangunan dan tembok untuk bersembunyi, desain bangunan pada Far Cry Primal berbentuk gubuk-gubuk dan lebih terbuka. Dari sepuluh markas yang saya ambil alih, hanya satu yang berhasil diinfiltrasi secara diam-diam.

Meskipun demikian, menyerbu markas musuh menggunakan gada berapi ditemani dengan harimau purba masih terasa menyenangkan dan memberikan pengalaman baru dalam serial Far Cry. Oh ya, kamu juga harus mencoba mengambil alih markas menggunakan mamut sambil tertawa jahat.

Kesimpulan

Far Cry Primal adalah sebuah game dengan visualisasi yang menawan. Kemampuan Dunia Engine untuk menghasilkan grafis yang begitu nyata memang sudah tidak perlu kamu pertanyakan lagi. Tim Ubisoft Montreal mampu menerapkan suasana prasejarah dengan baik dalam iterasi terbaru Far Cry ini. 

Mekanisme bermain yang “primitif” benar-benar memberikan angin segar bagi para pemain Far Cry senior dan tetap menjadikan Far Cry Primal sebuah game yang patut dicoba. Bagian terbaik dalam Far Cry Primal tentu saja menjinakkan hewan buas dan menjadikannya partner berburu, meskipun saya masih berharap Far Cry Primal memperbolehkan saya menjinakkan mamut dan badak.

Namun, Oros yang terlalu luas dan misi yang kurang variatif, mungkin akan membuat kamu berharap segera menamatkan game ini. Semua kegembiraan yang kamu rasakan di awal permainan bisa saja pudar berganti dengan rasa bosan.

Misi sampingan sama sekali tidak terasa menantang dan itu-itu saja. Meskipun akhirnya kamu memutuskan untuk melanjutkan progres cerita dengan harapan mencari sesuatu yang baru, Far Cry Primal berpotensi membuat kamu kecewa.

Apabila definisi kamu terhadap Far Cry adalah game yang menonjolkan interaksi antara manusia dan alam, maka Far Cry Primal adalah iterasi terbaik atas bagaimana seharusnya serial ini dibuat. Namun dengan harga yang cukup mahal, saya tidak merekomendasikan game ini apabila kamu mencari sesuatu yang mampu membuatmu tenggelam dalam permainan selama puluhan jam. Kecuali, kamu memang mencari kesenangan sesaat.


LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia

Sabtu, 30 September 2017

Inside

 ligafox

LigaFox - Bandar Judi Terpercaya - Setelah sekian lama saya tidak bermain game PC akhirnya kali ini saya bermain game lagi.

Jujur saja terakhir kali saya bermain video game pc itu sekitar 4 tahun yang lalu dimana waktu itu sedang suka-suka nya dengan video game, lalu kemudian bosan dan berhenti.

Salah satu game yang saya sukai pada waktu itu adalah game berjudul LIMBO, sebuah game platformer yang sangat simple dari segi gameplay dan grafisnya hanya berwarna hitam putih akan tetapi memiliki plot cerita dibaliknya yang bisa membuat pikiran pemainnya bertanya-tanya tentang maksud dibalik semuanya. Bertahun-tahun berlalu dan akhirnya keluarlah game selanjutnya yang bisa dibilang adalah sequel dari limbo walaupun dari segi cerita sebenernya tidak ada hubungannya dengan limbo tapi jika dilihat dengan lebih jeli ada beberapa clue didalam game ini yang menunjukan kesamaan nya dengan limbo. game ini berjudul INSIDE.

Permainan dimulai dengan kemunculan seorang anak berbaju merah yang keluar dari semak-semak dan bergerak maju ke kanan terus menerus menembus berbagai rintangan dan puzzle yang bervariasi dari yang mudah sampai yang cukup sulit. Saya pribadi tidak menemukan banyak kesulitan menyelesaikan puzzle nya, game ini menuntut kita untuk berpikir logis dan praktis kadang out of box dan menjebak rasa ingin tau kita akan sesuatu.

The Ending

Jadi permainan berhenti ketika monster blob yang kita kendalikan di level-level terakhir pada akhirnya keluar dari lab dan terperosok kebawah jurang dan berhenti dipinggir pantai terkena sinar matahari, tidak bergerak lagi. Apa sebenarnya yang terjadi?

Sepanjang permainan kita melihat bahwa si bocah berbaju merah ini terus menerus berjalan maju melewati berbagai rintangan tanpa mengetahui apa sebenarnya tujuan akhir dari semua itu. di level akhir ketika si bocah berada di lab dan membebaskan monster blob akhirnya diketahui bahwa semua rintangan tersebut dilakukan untuk membebaskan dia. Monster blob yang disimpan dalam aquarium raksasa tersebut kemungkinan adalah mahluk asing berintelegensi tinggi yang berasal dari dunia lain   ( Limbo? ) yang sedang di reverse engineering oleh scientiest untuk dibuat menjadi mahluk pekerja yang kuat tapi tidak mempunyai pikiran. bisa kita lihat dari sepanjang game para pekerja ini memiliki kekuatan yang besar, tidak mati ketika terjatuh dari ketinggian.

Note: kemungkinan reverse engineering ini tidak hanya terbatas di mahluknya saja tapi dari teknologi gravitasi yang bisa kita lihat di LIMBO ada bagian cerita dimana terjadi manipulasi gravitasi yang membolak balikan arah gravitasi, ini pun terjadi di INSIDE dalam bentuk membalikan posisi air yang ada diatas. Agen Judi Terpercaya, dan juga cacing pengendali pikiran yang muncul menginfeksi babi kemungkinan besar itu adalah cacing yang sama yang ada di LIMBO keduanya sama-sama menjadikan subjek yang terinfeksi kehilangan kontrol pikirannya. di INSIDE kemungkinan babi-babi yang mati itu adalah hasil dari eksperimen mind cotnrol yang gagal. di dunia nyata pun babi sering digunakan untuk eksperimen karena memiliki gen yang mirip dengan manusia dan bisa membawa penyakit yang sama dengan manusia.

Lalu bagaimana caranya si bocah ini mengetahui lokasi si monster blob ini? jika dilihat dari plot nya dia sangat hapal rute-rute rumit yang harus dilalui untuk menuju kepadanya. Jawaban paling mungkin adalah mind control. Agen Judi Terbesar, dalam sepanjang permainan si bocah bisa mengendalikan pikiran para pekerja dengan menggunakan helm yang terhubung keatas langit-langit kemudian helm itu tetap bekerja walaupun tidak terhubung dan di pertengahan cerita ketika akhirnya dia tertangkap oleh mahluk gondrong didalam air dia diberikan semacam kekuatan untuk bernafas dalam air seperti dirinya dan sekaligus mengontrol pikiran pekerja tanpa helm. Ini artinya mind control bisa dilakukan tanpa alat penghubung dan kemungkinan besar monster blob lah yang mengendalikan si bocah dari awal sampai akhirnya menyelamatkan dirinya untuk keluar dari aquarium. Jadi sepanjang permainan si bocah adalah sama seperti pekerja-pekerja lain yang pikirannya dikendalikan oleh pihak lain.

Ada yang mengatakan bahwa si bocah adalah mahkluk eksperimen juga yang kabur dari lab, tapi coba perhatikan kalau memang dia kabur dari eksperimen mengapa dia malah mencoba masuk kembali kesana dan juga si bocah ini tidak sama dengan mahluk pekerja yang lain yang tidak mati ketika jatuh dari ketinggian. Sebelum bertemu monster blob saya sempat berpkir juga kalau misi bocah ini ingin membebaskan mahluk-mahluk tak berpikiran ini dari kontrol scientist, karena seolah-olah mahluk-mahluk ini mendukung apa yang dilakukan si bocah.

Pada akhirnya si bocah mati mengorbankan dirinya dilahap oleh si monster blob, kemungkinan si bocah memliki semacam gen catalyst yang bisa memicu si monster untuk berubah memiliki kekuatan untuk kabur darisana, itulah kenapa dia dipilih untuk dikontrol dari awal untuk menuju kedalam aquarium.

Sekeluarnya dari aquarium mengapa monster blob mati? Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya monster blob adalah mahluk dari dunia lain (limbo ) yang kemungkinan besar mahluk ini mempunyai kelemahan terhadap cahaya matahari ( limbo digambarkan dunia kegelapan setelah kematian ) bisa dilihat dari mahluk gondrong dalam air yang takut juga terhadap cahaya terang. sehingga ketika akhirnya dia keluar dari lab dia mati terkena sinar matahari yang mana memiliki kekuatan yang lebih besar daripada hanya cahaya lampu.

Secret Ending
Untuk bisa mendapatkan plot rahasia ini kita diharuskan untuk menghancurkan 14 shining orb sepanjang perjalanan dengan orb terbesar berada di level terakhir setelah itu jika kita memainkan kembali game dari awal ( atau bisa juga langsung load ke chapter 7 ) maka kita bisa membuka pintu rahasia yang berada di bawah ladang jagung dengan kombinasi tombol tertentu yang merupakan nada lagu. Dibalik pintu tersebut terdapat sebuah lorong yang berakhir di sebuah ruangan yang terdapat kabel besar yang terhubung dengan alat seperti helm pengontrol pikiran yang selama ini digunakan si bocah untuk mengendalikan pekerja tapi dengan ukuran yang lebih besar. Disana terdapat kabel besar yang terhubung ke tembok dan satu-satu nya hal yang bisa dilakukan adalah mencabut kabel tersebut dari tembok dan tidak lama kemudian semuanya gelap si bocah pun berhenti bergerak.


Saya lebih suka menyebut ini sebagai secret story yg sekaligus alternate ending karena bukan hanya ending tapi plot didalamnya juga membongkar rahasia sepanjang cerita dari awal sampai akhir.
karena ini adalah alternate ending maka ini adalah pengandaian saja seandainya si bocah sadar bahwa dirinya dikendalikan dan memutuskan untuk mengakhiri mind control yang terjadi pada dirinya yg pada akhirnya mengakhiri cerita lebih awal. Nah, mengapa dia bisa sadar ? kunci nya ada di shining orb yang dihancurkan sepanjang game, Kemungkinan shining orb atau bola disko ini adalah semacam access point yang digunakan oleh monster blob agar terhubung dengan si bocah. Agen Judi Terbaik, jadi alat ini semacam penguat sinyal agar mind control yang bisa dilakukan secara wireless tanpa bantuan kabel. sehingga ketika alat ini dihancurkan satu persatu koneksi antar kedua nya hilang dan si bocah mulai sadar dirinya dikendalikan ketika menghancurkan bola terakhir, kemungkinan di dalam bola besar itu dia akhirnya mengetahui lokasi dimana server utama pengendali ini, yaitu berada di ladang jagung. dia akhirnya kesana dan mengakhiri mind control ini sebelum berhasil menyelamatkan monster blob (alternate ending ).

Jika seperti ini maka semuanya yang terjadi dari awal sampai akhir adalah sebuah tes, para scientist sebenarnya mengikuti semua perjalanan si bocah. mereka menempatkan alat mind control wireless di sepanjang jalan, di lab yang berada di bawah ladang jagung pun ada monitor yang kemungkinan digunakan untuk memantau pergerakan bocah ini, di level akhir banyak ditemukan kamera, Yang ingin mereka test adalah kemampuan monster blob ini untuk kabur dari lab sejauh mana dia bisa melepaskan diri dengan hanya menggunakan mind control. mereka sudah tau semuanya bahkan di salah satu level ada semacam diorama bangunan yang berbentuk tebing dan pantai persis sama dengan lokasi terakhir monster blob mati lengkap dengan lampu sorot yang menyinari tepat di tepi pantai seolah-olah mereka sudah memperhitungkan bahwa ketika monster blob kabur dia akan berakhir di pinggir pantai.

Di level terakhir terlihat para scientist berlarian melihat ke aquarium yang didalam nya terdapat monster blob kemungkinan mereka sudah mengetahui bahwa sebentar lagi monster akan bebas karena si bocah sudah sangat dekat. ketika akhirnya si bocah sudah berhasil masuk kedalam aquarium beberapa orang menunjuk ke monster blob seolah-olah menyuruh si bocah mencabut kabel-kabel yang terhubung ke si monster. ( pada awalnya saya mencoba mencabut kabel yang terhubung ke kaca, karena saya pikir dengan begitu saya bisa menyelamatkan monster tapi ternyata malah ditunjuk ke monster itu ).

Ketika monster ini kabur tidak terjadi kepanikan, terlihat orang-orang malah menontoni si monster seakan-akan sedang melihat sirkus bahkan dibeberpa lokasi mereka membantu memberikan jalan untuk nya. mereka seperti menggiring si monster untuk keluar bahkan di salah satu tempat mereka berkumpul menonton bahkan ada anak-anak duduk manis didepan kerumunan. walaupun akhirnya terdapat kekeliruan ketika salah satu scientist mati terdorong karena menghalangi jalan si monster.
jadi pada intinya everything was designed by them

Si bocah merasa dia mengontrol pekerja padahal dia sendiri dikontrol oleh monster blob, begitupun si monster merasa dirinya tidak lagi dikontrol manusia padahal semua yang dia lakukan sudah di kondisikan oleh para scientist. Jika memang seperti ini? kenapa harus si bocah ditembaki dan dibunuh ketika gagal? kemungkinan semuanya adalah akting untuk memotivasi dia terus maju, di awal pria-pria itu tidak menembak menggunakan peluru tajam tapi menggunakan peluru bius dan ketika tertangkap tangan pun mereka terlihat hanya membuatnya pingsan saja. kecuali mungkin di kasus si anjing liar yang benar-benar membunuh.

Kesimpulan
Untuk sebuah game tanpa dialog INSIDE ini mempunyai plot yang benar-benar dalam mungkin karena itu pula setiap pemain memiliki interpretasi yang berbeda-beda bergantung dari pemahaman nya sendiri. Termasuk tulisan panjang lebar ini yang merupakan pemahaman saya terhadap cerita didalamnya.

Jadi kesimpulan nya terdapat 2 versi ending jika tanpa menyelesaikan secret ending maka ini adalah cerita tentang misi menyelamatkan diri monster dari dimensi lain tapi jika melihat secret ending maka ini adalah sebuah tes apakah monster blob bisa melarikan diri dan sejauh mana dia akan mencoba melakukan penyelamat diri itu.

Jika dihubungkan kembali dengan game LIMBO, teori liar saya adalah LIMBO adalah bagian dari percobaan mengirimakan manusia ke dimensi lain yang kemudian kondisi disana ditiru ( reverse engineering ) oleh scientist untuk pembuatan projek manusia super, alat gravity manipulator dan mind control. itu artinya kedua game ini berada dalam universe yang sama tapi beda dimensi.

Ini adalah game yang sangat saya rekomendasi kan untuk dicoba, tapi akan lebih baik lagi jika memainkan game LIMBO nya terlebih dahulu.


LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia

Limbo

 ligafox

LigaFox - Review Limbo Serasa Anak 6 Tahun Bermain Nintendo Untuk Pertama Kalinya.

Saya tidak pernah memainkan Limbo sebelumnya tapi saya sudah mengetahui bahwa game ini sudah menerima banyak penghargaan jadi ekspektasi saya sedikit tinggi. Belum lagi menyebut harganya yang cukup premium kelas atas alias Rp.49.000. Jadi bisa kamu tebak saya sangat penasaran dengan game ini, jadi jika kamu mempunyai penasaran yang sama maka mari ikut saya ke dalam review Limbo yang gelap dan misterius ini.

Gameplay

Bermain Limbo pertama kali tidak terasa seperti bermain game lainnya. Agen Judi Terpercaya, Pada awal game kamu akan langsung disambut dengan adegan pembuka dimana terang mulai muncul dari kegelapan. Namun setelah beberapa lama tidak ada yang terjadi dan kamu akan sedikit bingung, tidak ada tombol start game atau tutorial. Saya bahkan berpikir game ini crash atau hang tetapi ketika tap dan slide membabi buta di layar untuk mencoba sesuatu maka karakter di layar mulai bergerak dan dititik itulah kamu masuk ke dalam dunia Limbo yang mengagumkan.

Sama seperti karakter anak kecil yang kita mainkan, kita sebagai pemainnya juga akan dibuat kebingungan dengan gamenya. Ini membuat kita merasakan juga kebingungan si anak tersebut, tidak ada tutorial cara bermain atau interface. Game ini pun hanya mempunyai fitur pause dan rewind saja.


Tugas kamu dalam game ini adalah memandu sang anak melewati dataran gelap untuk mencapai tujuan akhir. Seiring perjalanan kamu akan mulai mengetahui apa yang terjadi sebenarnya. Tenang, tidak akan ada spoiler di ulasan kali ini, just in case kamu memutuskan untuk membelinya. Untuk menggerakkan karakter kamu cukup swipe dan tahan ke arah depan atau belakang dan sang anak akan mulai bergerak ke arah tersebut. Kamu juga dapat swipe ke atas untuk melompat.

Seiring kamu berjalan maka kamu akan menemukan berbagai jebakan, rintangan dan juga musuh. Agen Judi Terbesar, Tugas kamu adalah mencari cara untuk melalui rintangan tersebut, namun di sinilah letak keseruan game ini. Contohnya kamu akan menemukan sebuah troli yang menghalangi jalan kamu sehingga kamu harus menariknya. Di sini kamu bisa berjalan kedekat troli tersebut dan lalu karakter kita akan mulai memegang troli, kamu bisa tap dan tahan troli ke arah belakang untuk menariknya. Tapi ingat ini semua tidak diberitahu kamu harus mencoba sendiri dengan akal kamu dan menemukan kontrol-kontrol baru.

Seiring permainan berlanjut rintangan dan jebakan semakin sulit dan juga kreatif. Salah satu bagian favorit saya di awal game ini yaitu ketika kamu menghadapi laba-laba raksasa. Kamu diharuskan untuk menggunakan perangkap untuk mematahkan kaki laba-laba tersebut namun perangkapnya terletak di atas pohon yang tinggi. Solusinya sederhana, masuk akal dan membutuhkan kesabaran.


 kali kamu melewati sebuah daerah maka rintangan yang kamu hadapi selalu berbeda dan itu yang membuatnya menjadi game yang sangat solid. Namun di sisi lain kamu akan sering mati dalam game ini (ratusan kali) karena memang game ini tidak dirancang untuk dipecahkan dalam 1 kali jalan. Biasanya kamu harus mengamati apa yang terjadi jika kamu melakukan a atau b, bahkan terkadang sebuah puzzle dapat diselesaikan hanya dengan berdiam dan menunggu sesuatu terjadi.

Di sinilah Limbo juga membawa element of surprise-nya, ketika kamu sedang enak-enak berjalan secara pelan-pelan tiba-tiba ada laba-laba raksasa yang datang dan lalu menggulung kamu menjadi kepompong. Atau ketika melompati platform yang kelihatannya cukup aman tiba-tiba jebakan besi berat jatuh dari atas. Hal tersebut akan membuat kamu kaget, belum lagi ditambah dengan suasana yang gelap.

Overall gameplay Limbo sangatlah keren, kreatif, tidak dapat diduga, menantang dan juga cukup memacu jantung. Jarang sekali mobile game yang mempunyai kualitas seperti ini dimana pemain dapat dibuat larut dalam gamenya.


Presentation

Limbo seperti yang kamu lihat didominasi dengan warna hitam. Namun tetap terlihat bagus, kamu tetap dapat melihat objek dengan jelas karena penggunaan warna gradasi yang jelas. Depth of field juga tergambarkan dengan baik sehingga walaupun 2D tapi tetap berkesan 3D. Tidak ada musik dalam game ini namun akan ada suara-suara effect seperti roda berputar, jebakan tertutup dan lain-lain. Uniknya game ini juga tidak mempunyai interface, hanya ada tombol pause saja di atas layar dan tidak juga memiliki main menu. Begitu kamu masuk Limbo kamu benar-benar langsung terjun ke dalam gamenya.


Pricing & IAP

Limbo dijual dengan harga Rp. 49.000, walaupun untuk ukuran game mobile ini terhitung mahal namun jika dibandingkan dengan versi PC (Steam) seharga $9.99 maka versi mobile ini terbilang lebih murah. Kamu akan disuguhkan 40 chapter dalam game ini dan setiap rintangan rata-rata dapat diselesaikan dalam waktu 3-5 menit (jika tidak mengulang, yang mana tidak mungkin). Jadi dengan harga Rp. 49.000 kamu akan mendapatkan waktu bermain yang cukup panjang.


Harga Rp.49.000 untuk Limbo saya sebut sebagai sedikit di atas rata-rata namun tidak terlampau mahal. Ketika membeli game kamu tentu mengharapkan pengalaman gaming yang penuh, dan itulah yang kamu akan dapatkan di Limbo dengan uang kamu.


Verdict

Limbo dengan mudah menjadi game terbaik yang pernah saya mainkan tahun ini. Jebakan dan rintangan yang ada dalam game ini dirancang dengan sangat pintar, unik dan kreatif. Namun disaat yang sama kita juga dapat menggunakan logika untuk menyelasaikannya karena Limbo bukanlah game puzzle yang pemecahannya terlalu “ajaib”. Kamu wajib punya game yang satu ini.


LigaFox - White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia